Kawanusa bekerja sama dengan beberapa SMA di Bali menggelar peluncuran keliling karya terpilih film dokumenter dengan tema "Mengintip Bali". Tema tersebut diangkat, karena isu yang dipilih sineas muda SMA dari 5 karya tersebut, adalah sesuatu yang selama ini agak terabaikan. Dan para sineas sma dengan tekun dan seksama mengamati isu sampai hal yang tidak banyak dilihat kebanyakan orang.
Ke lima judul film dokumenter tersebut adalah: 1. Nina Bobo, Oh Nina Bobo karya Nia, Dewi, Erdi yang menceritakan tentang seringnya acara sosialisasi HIV, Narkoba di sekolah. Bagi pihak pensosialisasi dan sekolah menganggap hal tersebut sangat efektif, tetapi lain pula yang ditangkap oleh para siswa. 2. Kesaksian Awig karya Ria Rahayu dan Gayatri yang menceritakan aturan awig yang cukup komplit dan mengikat, tetapi tidak ada satupun yang spesifik mengatur dan melindungi kekerasan yang dialami oleh bibinya. 3. Kejarlah Sahabat, karya Lestari dan Ita yang menceritakan tentang kisah persahabatan Niar dan Intan, mengurangi beban yang menimpa niar akibat kekerasan yang dialaminya. 4. Si Putih yang Berbahaya, karya Ratna dan Vita yang menceritakan tentang banyaknya tisu yang digunakan di bali yang secara tidak langsung turut dalam meningkatkan pemanasan suhu global. 5. Tumpek Uduh, karya Widya dan Sherina yang menceritakan kearifan masyarakat bali terhadap pohon dan lingkungan dengan upacara tumpek uduh, tetapi seolah tak berarti karena kerusakan lingkungan tetap saja semakin parah. Peluncuran film dokumenter ini hanyalah salah satu bagian kegiatan yang dimulai dari workshop pembuatan naskah film, dilanjutkan dengan melakukan riset data dan riset visual, training video, pengambilan gambar, editing dll. selama proses tersebut tim Kawanusa melakukan pendampingan secara intensif terhadap mereka. Beberapa kegiatan seperti workshop Kawanusa dibantu pendanaan dan bantuan teknisnya oleh The Body Shop dan Dewan Kesenian Jakarta. Peluncuran perdana film ini akan diselenggarakan di 4 SMA yakni SMAN 1 Tabanan tanggal 4 Oktober 2008, SMAN 3 Denpasar tanggal 10 Oktober 2008, SMAN 2 Denpasar tanggal 3 Oktober 2008 dan SMAN 1 Sukawati Gianyar tanggal 11 Oktober 2008. Tiap sekolah, diperkirakan 250 orang akan hadir dalam acara ini sehingga paling tidak film karya para sineas SMA telah ditonton oleh 1.000 orang (lihat liputan Jakarta Post). Semua karya yang diluncurkan ini, oleh Kawanusa akan dikirim untuk diikutkan dalam kompetisi film dokumenter Think Act Change 2008, Festival Video Komunitas 2008 dan beberapa festival lain di luar negeri. Untuk itu para sineas SMA pada kesempatan peluncuran ini mohon dukungan dan doa restunya kepada semua teman teman dan guru di sekolah.
Nantikan program berikut para sineas muda SMA dalam membuat film cerita pendek tahuin 2009.
|