Tentang KawanusaDivisi KonsultanDivisi PendidikanArtikel & BeritaFestival Video KomunitasPhoto GalleryHome
Home » News » “Dan Kawanusa Award 2008 diberikan kepada ……”
Posted by Yoga on Saturday, December 27, 2008 - [1473 views]

“Dan Kawanusa Award 2008 diberikan kepada ……”

 

ataspanggung11200Itulah secuil kalimat yang selalu diucapkan di dalam malam puncak festival video komunitas 2008 Kawanusa Award. 15 karya film dari para finalis, juga berdebar-debar menunggu hasil pengumuman dari dewan juri tersebut yang dibacakan oleh para pembaca pengumuman.

Meski acara ini namanya pesta (festival), pestanya masyarakat pegiat video komunitas, namun tidak dapat dipungkiri bahwa nuansa kompetisi ingin merebut yang terbaik juga sangat terasa. Dewan Juri yang terdiri dari Riri Riza, Mira Lesmana dan Ahmad Mahmudi harus bekerja keras untuk menentukan film terbaik dari berbagai kategori diantara 15 finalis tersebut.

Dewan Juri tidak hanya melakukan penilaian terhadap film yang ada, tetapi juga melakukan wawancara langsung dengan para finalis. Wawancara ini mutlak diperlukan, untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya produk video komunitas mulai bekerja dalam proses-proses pendidikan di masyarakat. Selain itu, di dalam proses penjurian yang berlangsung interaktif, dewan juri tidak segan segan memberikan berbagai masukan kepada tim pembuat film berdasarkan pengalamannya selama ini.

Para finalis, juga sangat antusias di dalam menanggapi saran yang disampaikan sambil berdiskusi tentang hal lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas film dan proses pembuatan film. Beberapa peserta menganggap bahwa waktu yang diberikan oleh mereka dalam proses penjurian terlalu singkat. Masih banyak hal lain yang ingin didiskusikan . Ini tentu saja agak mengagetkan karena biasanya penjurian itu ibarat ujian yang harus menjawab pertanyaan dengan baik dan benar. Yang terjadi justru mereka haus akan pertanyaan dari juri dan ada segudang pertanyaan yang ingin disampaikan. Ternyata proses penjurian pun dimanfaatkan betul oleh peserta untuk saling berbagi pengetahuan sekaligus menceritakan kesulitan dan keberhasilan dalam membuat film.

Pada tahun ini Kawanusa Award 2008 memberikan penghargaan kepada 5 kategori yakni:

Video terbaik Eksekusi Gagasan
Video yang memiliki pendekatan teknis yang tepat, sederhana sehingga menghasilkan video tontonan audio visual yang baik dan menunjukkan sebuah kreativitas yang mengejutkan

Nominasi

  • Aku Juga Bisa Pintar (Krengket, Solo)
  • SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)
  • Kenangan Harapan (Banjar Piling, Tabanan)
  • Tumpek Uduh (Madyapadma SMA 3 Denpasar)
  • Kerikil kerikil terbang (Banjar Pacung, Tabanan)

Peraih Kawanusa Award kategori eksekusi gagasan: Aku Juga Bisa Pintar (Krengket Solo)

Video Terbaik Pendidikan
Video yang menghadirkan contoh atau model pendidikan alternatif, yang diselenggarakan oleh komunitas, didukung sumberdayanya, memiliki konteks terhadap kehidupan sosial dan lingkungannya, serta mengilhami pengembangan pendidikan pada komunitas lainnya

Nominasi:

  • Aku Juga Bisa Pintar (Krengket, Solo)
  • Si Putih yang berbahaya (SMA 1 Sukawati)
  • SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)
  • Tumpek Uduh (Madyapadma SMA 3 Denpasar)
  • Kesaksian Awig (SMA 1 Sukawati)

Peraih Kawanusa Award Kategori Pendidikan:Tumpek Uduh (Madyapadma SMA 3 Denpasar)

Video Terbaik Pembawa Perubahan
Video yang mampu mendorong munculnya tindakan baru yang menguatkan komunitas, yang didasarkan atas kesadaran baru mengenai realitas sosialnya

Nominasi:

  • Aku Juga Bisa Pintar (Krengket, Solo)
  • Sawahku malang Kakaoku Sayang (Desa Gadungan, Tabanan)
  • SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)
  • Divisi Siap (Madyapadma SMA 3 Denpasar)
  • Kampung Harapanku (Banjar Pacung, Tabanan)

Peraih Kawanusa Award Kategori Pembawa Perubahan: SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)

Video Terbaik Proses
Video yang proses pembuatannya menunjukkan adanya pemberdayaan komunitas, dilakukan dengan riset yang baik, terjadi dialog yang intensif dalam komunitas dan menggunakan sumberdaya komunitas seoptimal mungkin

Nominasi

  • Aku Juga Bisa Pintar (Krengket, Solo)
  • Sawahku malang Kakaoku Sayang (Desa Gadungan, Tabanan)
  • SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)
  • Haruskah Membeli (Desa Kelating, Tabanan)
  • Kampung Harapanku (Banjar Pacung, Tabanan)

Peraih Kawanusa Award Kategori Proses: Aku Juga Bisa Pintar (Krengket Solo)

Video Terbaik Ide
Video yang menunjukkan gagasan yang paling tepat untuk format video komunitas

Nominasi

  • Aku Juga Bisa Pintar (Krengket, Solo)
  • Sawahku malang Kakaoku Sayang (Desa Gadungan, Tabanan)
  • SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)
  • Tumpek Uduh (Madyapadma SMA 3 Denpasar)
  • Kampung Harapanku (Banjar Pacung, Tabanan)

Peraih Kawanusa Award Kategori Ide: Sawahku malang Kakaoku Sayang (Desa Gadungan, Tabanan)

Video Favorit Penonton
Penghargaan yang diberikan berdasarkan polling suara terbanyak dari penonton. Jumlah kartu suara yang masuk 1344 buah.

Lima besar video favorit penonton:

  • SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)
  • Kerikil kerikil terbang (Banjar Pacung, Tabanan)
  • Aku Juga Bisa Pintar (Krengket, Solo)
  • Kejarlah Sahabat (SMA 2 Denpasar)
  • Si Putih yang berbahaya (SMA 1 Sukawati)

Peraih Kawanusa Award Kategori Favorit Penonton: SMS an Yuk (Desa Gadungan, Tabanan)

Workshop Video Komunitas

Penghargaan Kawanusa Award hanyalah salah satu acara di dalam Festival Video Komunitas 2008. Terdapat acara lain yang tidak kalah menariknya adalah workshop video komunitas. Di dalam workshop ini, selama 3 hari para peserta saling berbagi pengalaman bersama mentor-mentornya diantaranya: Abduh Aziz, Roem Topatimasang, Yoga Atmaja, Mira Lesmana, Riri Riza. Mereka saling belajar bekerja sama dalam waktu singkat membuat video komunitas seperti menggali ide bersama komunitas, mengeksekusi ide, dan melakukan pemutaran di komunitas.

Tiga buah film berhasil diselesaikan selama 3 hari, dan diputar di dalam malam puncak anugerah Kawanusa. Sebelum pemutaran, masing masing tim menceritakan tentang ide filmnya. Mereka juga membawa pemeran utama dalam film tersebut, serta menanyakan kesan-kesan pemeran utama dalam ikut proses pembuatan film.

Tidak hanya penonton yang kaget dengan film yang dihasilkan, para peserta workshop juga menyatakan keterkejutannya, karena berhasil membuat film dalam waktu yang cukup singkat. Dan ini merupakan bekal berharga mereka di dalam mengembangkan video komunitas di masing masing tempat.

Sampai Jumpa

Meski penyelenggaraan video komunitas pada tahun ini banyak menghadapi kendala, terutama yang berhubungan dengan biaya, Pihak Kawanusa di dalam penutupannya pada malam puncak Anugerah Kawanusa menyatakan bahwa festival ini masih akan dilanjutkan. Berbagai masukan dari beberapa pihak, banyak menyarankan supaya festival ini diselenggarakan pada semester pertama sekitar bulan Juni. Ini berkaitan dengan kondisi cuaca yang tidak banyak hujan dibandingkan dengan pada bulan Nopember. Selain itu pada bulan Juni, akan memudahkan para peserta mengikutinya, karena terdapat liburan yang panjang.

Panitia mengucapkan terima kasih atas berbagai dukungan dari semua pihak atas terselenggaranya festival video komunitas ke 2 di Banjar Pangkung Lengkuas Desa Gadungan Tabanan Bali. Semoga event ini bermanfaat bagi para pembuat video komunitas dan berguna bagi perkembangan film di Indonesia.

Dan Sampai Jumpa di Festival Berikutnya Bulan Juni 2010.



     
     


     
     
    new photo
    SEARCH
    BERITA TERPOPULER
    Apa Itu Film Dokumenter?
    Foto untuk Pendidikan Masyarakat
    Mendorong pembuat film dokumenter anak SMA di Bali
    Memahami Video Komunitas
    Lintas Sejarah Video Komunitas
    Video Komunitas dan Video Dokumenter
    Pelatihan Pengorganisasian Masyarakat di Wakatobi
    Media Visual Foto untuk Pendidikan Masyarakat di Sumba dan Jeneponto
    Mendorong pengelolaan usaha bersama di wakatobi
    Tripikon di Raja Ampat, Papua
     
    BERITA TERBARU
     
    Membangun sistem komunikasi masyarakat
    Video komunitas Diundang Ke Malaysia
    Video komunitas Berkembang lagi ke Desa Beraban
    Mendukung The Indonesia Choir dalam Konser Interaktif Bunga Rampai Tanah Airku
    Mengembangkan Media Visual untuk Tenaga Pendidik Polisi di Papua
    Pelatihan Ekowisata di Desa Pampang, Samarinda, Kalimantan Timur
    “Dan Kawanusa Award 2008 diberikan kepada ……”
    Terpilih 15 video nominasi festival video komunitas 2 tahun 2008
    Pamer Sineas SMA 2008, MENGiNTiP BaLi
    Pemantapan video komunitas angkatan 2 di Desa Gadungan
     
    HUBUNGI KAMI
    Untuk informasi lebih lanjut silakan kirim surat/email menggunakan form ini atau email ke: kawanusa@kawanusa.co.id

    Jl Buana Kubu gang Kembang Soka No. 2 Padang Sambian, Denpasar Barat, 80117.
    Telp 0361 746 3247

    Tentang Kawanusa | Divisi Konsultan | Divisi Pendidikan | Artikel & Berita | Festival Video Komunitas | Photo Gallery | Home | Links | Site Map
    Copyright © 2008 by Kawanusa. All rights reserved. Designed by simple multimedia