Video komunitas berkembang lagi ke wilayah Desa Beraban- Sebuah desa di pinggir pantai Beraban, bagian Selatan Tabanan. Hingga sekarang sudah 7 desa yang aktif didampingi Kawanusa mengembangkan video komunitas, dengan judul film yang sudah dibuat mendekati 50 buah. Diawali dari beberapa siswa angkatan pertama dari desa Tibubiyu (yang letaknya bersebelahan dengan desa Beraban) melakukan pendekatan ke beberapa pemuda wilayah sebelah. Mereka memandang perlu untuk desa ini juga mengembangkan video komunitas sebagai sarana untuk memahami lebih dalam situasi yang sedang terjadi di wilayahnya.
Tim Kawanusa bersama pemuda dari Desa Tibubiyu kemudian menindaklanjuti secara formal ke Kantor Desa Beraban. Gayung bersambut, karena kepala desa sangat antusias untuk mendukung kegiatan tersebut. Setelah masalah administrasi beres, beberapa pemuda, pemudi dan orang tua akhirnya mengikuti acara pertama yakni pelatihan dasar membuat video. Pelatihan yang dilakukan di Pesraman desa selama lima hari (Mei 2009) ini difasilitasi oleh Junik dan Dedut dari desa tibubiyu dan tim Kawanusa. Sebanyak 2 film akhirnya berhasil diselesaikan selama pelatihan dan diputar saat acara penutupan pelatihan. Beberapa aparat desa dan masyarakat sekitar turut pula menonton film karya pertama mereka. Pada saat penutupan, direktur Kawanusa (Yoga Atmaja) mengingatkan bahwa latihan ini baru tahap awal dalam upaya mengembangkan video sebagai alat/ media untuk pemberdayaan masyarakat. Sebagai media untuk pemberdayaan, maka video tidak dapat hanya direncanakan, dibuat oleh tim yang sekarang dilatih saja. Tim yang dilatih harus dapat memperbesar keterlibatan masyarakat dalam membuat film ini. Oleh sebab itu, tim Kawanusa dan fasilitator dari Desa Tibubiyu akan mendampingi secara intensif selama 1 tahun supaya proses video komunitas diharapkan lebih berkembang di desa Beraban berdasarkan pengalaman sebelumnya. Kepala desa Beraban, sebelum menutup acara pelatihan ini menambahkan bahwa desa siap membantu sarana untuk mengembangkan video komunitas berupa satu set komputer editing dan kamera handycam yang bisa digunakan oleh peserta training. Selain itu beliau meminta Tim Kawanusa untuk melakukan pelatihan lagi, mengingat belum semua wakil dari banjar dapat mengikuti pelatihan ini. Selamat berproses teman teman dari desa Beraban.
|