Tentang KawanusaDivisi KonsultanDivisi PendidikanArtikel & BeritaFestival Video KomunitasPhoto GalleryHome
Home » News » Tripikon di Raja Ampat, Papua
Posted by Yoga on Sunday, July 13, 2008 - [2465 views]

Tripikon di Raja Ampat, Papua

 
trainingtripikonPembuatan septik tank Tripikon yang di desain khusus wilayah perairan dikenalkan di wilayah sekitar Teluk Mayalibit, terutama yang tinggal di pinggir perairan. Pengenalan ini dilakukan oleh Tim Kawanusa Bali (Teguh Waluya dan Yoga Atmaja) bekerjasama dengan Conservation International Indonesia.

Di Teluk Mayalibit, sebagian besar penduduk tinggal di pinggiran teluk. Mereka membangun rumahnya yang kecil dan sederhana dengan kayu pancang yang banyak terdapat di wilayah hutan dan bakau. WC dan kamar mandi biasanya dibuat terpisah dari bangunan induk. Hampir tak ada sistem sanitasi di semua desa. Air limbah rumah tangga dari mandi, cucian hingga kotoran manusia, semuanya langsung masuk ke laut. Tentu saja ini merupakan salah satu faktor masih tingginya penyakit diare dan kulit. Kenyataan ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan sangat kompleks, dan tidak dapat dipahami sebagai masalah medis belaka. Pemahaman, sikap dan perilaku masyarakat terhadap masalah higienitas dan sanitasi yang baik akan sangat berpengaruh terhadap menurunnya penyakit diare dan kulit.

Pemerintah daerah sebetulnya telah membantu membuatkan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di beberapa desa/ kampung. Hanya saja banyak yang tidak berfungsi optimal. Terdapat beberapa sebab, diantaranya adalah kualitas bangunan yang kurang baik, letaknya yang jauh ke darat sehingga membuat masyarakat enggan ke lokasi MCK dan sulitnya merawat sarana MCK secara bersama.

Menghadapi kondisi tersebut, diperlukan upaya lain dalam mengatasi masalah air limbah, terutama menyangkut limbah kotoran manusia. Salah satu teknologi untuk mengolah yang limbah kotoran manusia yang sederhana adalah dengan septik tank. Hanya saja desain septik tank yang ada kebanyakan masiv, memerlukan lahan luas dan sangat bias daratan. Tentu saja septik tank jenis tersebut sulit untuk diterapkan pada lokasi dimana sebagian besar penduduk tinggal di pinggir laut, sungai, danau atau teluk, yang aktivitasnya banyak di atas perairan dan bahkan tidak memiliki daratan.

     
     


     
     
    new photo
    SEARCH
    BERITA TERPOPULER
    Apa Itu Film Dokumenter?
    Foto untuk Pendidikan Masyarakat
    Mendorong pembuat film dokumenter anak SMA di Bali
    Memahami Video Komunitas
    Lintas Sejarah Video Komunitas
    Video Komunitas dan Video Dokumenter
    Pelatihan Pengorganisasian Masyarakat di Wakatobi
    Media Visual Foto untuk Pendidikan Masyarakat di Sumba dan Jeneponto
    Mendorong pengelolaan usaha bersama di wakatobi
    Tripikon di Raja Ampat, Papua
     
    BERITA TERBARU
     
    Membangun sistem komunikasi masyarakat
    Video komunitas Diundang Ke Malaysia
    Video komunitas Berkembang lagi ke Desa Beraban
    Mendukung The Indonesia Choir dalam Konser Interaktif Bunga Rampai Tanah Airku
    Mengembangkan Media Visual untuk Tenaga Pendidik Polisi di Papua
    Pelatihan Ekowisata di Desa Pampang, Samarinda, Kalimantan Timur
    “Dan Kawanusa Award 2008 diberikan kepada ……”
    Terpilih 15 video nominasi festival video komunitas 2 tahun 2008
    Pamer Sineas SMA 2008, MENGiNTiP BaLi
    Pemantapan video komunitas angkatan 2 di Desa Gadungan
     
    HUBUNGI KAMI
    Untuk informasi lebih lanjut silakan kirim surat/email menggunakan form ini atau email ke: kawanusa@kawanusa.co.id

    Jl Buana Kubu gang Kembang Soka No. 2 Padang Sambian, Denpasar Barat, 80117.
    Telp 0361 746 3247

    Tentang Kawanusa | Divisi Konsultan | Divisi Pendidikan | Artikel & Berita | Festival Video Komunitas | Photo Gallery | Home | Links | Site Map
    Copyright © 2008 by Kawanusa. All rights reserved. Designed by simple multimedia