
Potensi video komunitas sangat terasa kuat untuk menjadi bagian pemberdayaan masyarakat di Indonesia (Riri Riza, Sutradara) 
Saya gak nyangka ternyata banyak sekali informasi dan pengetahuan baru tentang komunitas yang saya dapatkan dalam FVK 2007 (Dian Sastro, Artis)  Dengan kerelawanan juri seperti Riri Riza, Dian Sastro dan A Mahmudi menunjukkan bahwa bobot Festival Video Komunitas 2007 tidaklah ecek ecek!.. (Zoemrotin K Susilo, Mantan Anggota Komnas HAM, Ketua Majelis Wali Amanah INSIST) [we share knowledge] Video komunitas memiliki keunikan dibandingkan dengan video dokumenter, ataupun video jenis lainnya. video dokumenter akan selesai, ketika video itu selesai dibuat. Maka video komunitas setelah selesai justru baru akan menjalankan fungsinya untuk proses pendidikan di masyarakat. Semakin murah dan mudahnya peralatan membuat video,membuat semakin banyak orang dan organisasi yang menggunakan media video dengan beragam isu (kesehatan, energi, ekonomi dll) untuk keperluan pengoorganisasian masyarakat. Dan ini sudah selayaknya diberi apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan ketekunannya. Melihat animo besar pada festival tahun sebelumnya, yakni peserta yang mengirimkan karya sebayak 54 buah dari Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Salatiga, Sulsel, Solo, Indramayu, Lampung, Balikpapan, dan Bali, dan ditonton oleh lebih dari 1.500 orang. Kawanusa sebagai lembaga yang bergerak dalam media populer menyelenggarakan kembali Festival Video Komunitas ke dua 2008 Festival Video Komunitas adalah tempat bertemunya orang-orang yang selama ini bergelut di komunitas mendorong terjadinya proses pemberdayaan melalui media video. Melalui festival ini pembuat video komunitas akan berbagi pengetahuan dan pengalaman yang selama ini tidak pernah terdengar, terlihat dan mungkin disadari oleh orang lain bahwa itu terjadi. Festival ini juga akan memberikan alternatif tontonan yang mendidik kepada masyarakat.
|